Makna Lagu Sementra – Float (#BahasMusik)

Hello all awesome people, udah pada tau float dong? wah kalau anak anak folk atau khusunya anak indie udah pasti tau siapa itu float dong, Yap float adalah band yang terbentuk di tahun 2004, tapi pada tau gak sih float itu aslinya sudah terbentuk dari tahun 2002 dengan nama “zero”. jadi Float sebenernya sudah berkarya sejak 2002. lalu 2004 baru memakai nama Float. Lagu pertama float sendiri adalah “Pulang” dan ini favorit gua juga. anyway di 22 agustus 2004 lagu pulang dan stupido ritmo selesai.

Back to topic about this song “Sementara”. lagu float yang judulnya sementara, jadi playlist nomor satu saya beberapa minggu belakangan ini padahal lagu “sementara” itu sendiri rilis pada tahun 2007 tapi saya baru denger di tahun 2016 tapi awalnya biasa aja tapi pas 2018 akhir akhir ini lagu ini dalam banget yak gua berusaha mengartikannya ok langsung aja.

Sebelum saya bahas nih di seri #Bahasmusik ini saya mau bilang saya bakal bahas lagu ini versi saya karena buat saya nih, Satu lirik lagu pun bisa jadi multiinterpretasi bukan hanya oleh banyak orang tapi oleh satu orang yang sama. Jadi kalau temen temen dan awesome people punya pemaknaan lain it’s fine lo.

Pada awalnya saya berfikir makna dari lirik itu adalah tentang dua orang yang sedang bertahan entahkah mempertahankan hubungannya atau apa, yang jelas saya berfikir lagu ini tentang dua orang yang untuk sementara waktu menikmati dulu semua lara dan hubungan jarak jauh yang diterpa rindu. ya itu Pemaknaan pertama saya.

Tapi setelah saya simak lagu ini lagi dan saya dengarkan lagu ini lebih bercerita tentang sesorang yang berkontemplasi dengan dirinya sendiri dalam perjalanan panjang kehidupan. ok saya copy liriknya saya mau bedah pemaknaan di dalamnya. sama dengerin lagunya baca post blog ini 🙂  :

Sementara teduhlah hatiku, 
tidak lagi jauh,
belum saatnya kau jatuh.
Sementara ingat lagi mimpi,
juga janji-janji,
jangan kau ingkari lagi.

Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Jangan henti di sini

Sementara lupakanlah RINDU,
sadarlah hatiku,
hanya ada kau dan aku.
Dan sementara akan kukarang cerita,
tentang mimpi jadi nyata,
untuk asa kita berdua.

Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah, nikmatilah lara

Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah, nikmatilah lara
Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah, nikmatilah lara
Untuk sementara, saja, untuk sementara, saja

“Sementara teduhlah hatiku, tidak lagi jauh, belum saatnya kau jatuh.”
bagian tadi seolah meyakinkan dirinya bahwa mimpi tidak lagi jauh dari banyak perjalanan yang sudah dilalui, Dan belum saatnya dirinya jatuh untuk menyerah jadi tenanglah/teduhlah

Di bagian “sementara ingat lagi mimpi, juga janji-janji, jangan kau ingkari lagi,” Potongan ini bermakna kita sebagai manusia punya banyak sekali mimpi dan juga janji janji tapi kita selalu melupakan mimpi dan janji kita pada diri sendiri. bagian ini dalam banget mengingat kita sebagai manusia yang tak pernah memperjuangkan mimpi dan tekad kita hingga terus ingkar pada diri sendiri.

“Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui, jangan henti di sini,”. Maksud dari potongan reff ini adalah diri ini berusaha meyakinkan untuk tidak menyerah setalah perjalanan atau mimpi yang sangat panjang, karena diri ini dan si “ego” pernah melalui hal yang lebih dari ini so jangan berhenti.

Di bagian berikutnya, “Sementara lupakanlah rindu, sadarlah hatiku, hanya ada kau dan aku,” seolah mengatakan bahwa si ego berbicara dengan diri ini (kau) harus segera melupakan masa lalu (rindu, karena rindu adalah mengharapkan sesuatu yang telah berlalu bukan? maka rindu disini adalah masa lalu), Lupakan rindu adalah ajakan ego untuk mengajak diri ini sama sama melangkah maju dan mengatakan “sadarlah hatiku hanyalah ada kau dan aku” dengan maksud yang bisa menolong diri kita adalah diri kita sendiri apabila  (HATI, PIKIRAN, TINDAKAN SEMUANYA SINKRON)

“Dan sementara akan kukarang cerita, tentang mimpi jadi nyata, untuk asa kita berdua,” Untuk sementara saat diri ini beristirahat kita karang cerita untuk memotivasi diri kita (Visualisasi) bahwa setiap mimpi yang diperjuangkan bisa jadi nyata.

Pada bagian reff yang terus berulang diserukan “percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui. takkan lagi kita mesti jauh melangkah, nikmatilah lara!”. Apalah itu kalau bukan sugesti kepada diri sendiri bahwa dalam setiap perjalanan akan selalu ada kerikil yang melukai telapak kaki, atau mungkin turunan dan tanjakan jalan yang membuat paru-paru bekerja lebih keras hingga terasa sakit, atau semacamnya lah, bahwa perjalanan itu tak pernah sepenuhnya mulus, selalu ada hambatan yang mungkin menggoda kita untuk berhenti, namun si aku meyakinkan bahwa lara itu sementara, karena takkan lagi jauh ia harus melangkah untuk mencapai tujuan akhir perjalanan.

Itu sih yang saya denger yang saya resapa walaupun katanya, you only hear what you wanna hear, jadi ya mungkin sebetulnya itu yang ingin saya dengar ketika mendengarkan Sementara. Itu saya. Anda mungkin berbeda. Bebas intinya karena musik itu merdeka. Udah gak usah berdebat, aku gak suka berdebat, aku sukanya kamu tolong jangan diperdebatkan. Makasih 😀 .

Pos dibuat 55

0 tanggapan pada “Makna Lagu Sementra – Float (#BahasMusik)

  1. memang agak susah untuk diartikan perihal percintaan dan perasaan Bro, jadi memang saya sependapat bahwa lagu ini cerita diri kita sendiri yang berbicara pada ego kita sendiri.
    tapi ya betul, karena musik itu seni bukan ayat-ayat kitab suci, jadi makna pemahamannya bisa sangat fleksibel 🙂

    1. Nah bener setuju juga nih hehehe,but ya balik lagi ini seni walaupun pemirsa dan creator atau empu lagunya beda pemaknaan no problem, kita hargai semua pendabat #jabaterat. salam kenal btw bang.

Yuk Kasih Komentar, Kritik atau Saran Disini :

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: